M-dagang atau M-Commerce (Mobile-Commerce, mCommerce) adalah sistem perdagangan elektronik (e-Commerce) dengan menggunakan peralatan portabel/mobile seperti: telepon genggam, telepon pintar, PDA, notebook, dan lain lain. Pada saat pengguna komputer berpindah dari satu tempat ke tempat lain (sewaktu berada dalam mobil, misalnya), pengguna komputer tersebut dapat melakukan transaksi jual beli produk di Internet dengan menggunakan sistem m-dagang ini. Selain m-dagang, istilah lain yang sering dipakai adalah m-bisnis (Mobile Business atau m-business).

Dasarnya, m-dagang adalah gabungan dari perdagangan elektronik (e-dagang) dengan mobile computing. Bisa dikatakan bahwa m-dagang ini adalah e-dagang yang berada dalam lingkungan nirkabel. Seperti halnya e-dagang pada umumnya, penggunaan m-dagang bisa ditransaksikan melalui Internet, jaringan komunikasi pribadi, kartu pintar, dan infrastruktur lainnya. M-dagang membuka peluang untuk memberikan layanan baru bagi customer yang telah ada, dan untuk menarik customer baru.

Beberapa contoh m-commerce menurut (Harsh, 2001):

  1. pembayaran tagihan menggunakan mobile phone atau handheld devices;
  2. menggunakan pengenalan suara pada telepon seluler untuk membeli karcis bioskop (pengenalan suara untuk memulai transaksi pada jaringan data wireless);
  3. pembelian tiket penerbangan menggunakan handheld devices;
  4. pembayaran untuk file mp3 yang didownload melalui telepon seluler dan handheld devices.
  5. pembelian stok menggunakan telepon seluler atau handheld devices dan memulai jaringan wireless yang dihubungkan ke internet penyalur.

Menurut siemens (http://www.siemens.com) sistematika m-business dibagi dalam enam kategori, yaitu:

  1. mobile commerce, yang terdiri dari perbankan, perdagangan pembelian ticketing pelelangan travel managemen, dan lain-lain.
  2. mobile info-service yang terdiri dari informasi cuaca, pasar modal, berita akses internet, jasa penetapan lokasi dan lain sebagainya.
  3. mobile service yang terdiri dari jasa perbankan, emergency, pengontrolan, serta jasa telematika lainnya.
  4. mobile communication yang terdiri dari komunikasi suara, pesan-pesan, SMS, mobile multimedia, dan lain-lain.
  5. mobile entertainment terdiri dari hiburan musik, video, games, lotere, dan lain-lain.
  6. Mobile office yang terdiri dari email, penjadwalan dan direktori.

***

Beberapa Keuntungan menggunakan M-commerce:

  • kepuasan pelanggan, penghematan baiya dan peluang bisnis baru;
  • dapat dilakukan dimana saja dengan light-weighted device;
  • pemilik tunggal mempunyai pengendalian atas data sedangkan mobile devices dapat diselaraskan;
  • dapat membawa penjual dan pembeli bersama-sama dengan mudah sehingga memungkinkan untuk mendapatkan laba yang lebih besar dan hubungan dengan pelanggan menjadi dekat.

Beberapa Kerugian dalam penggunaan M-commerce, yaitu:

  • mobile device tidak biasanya menawarkan grafik atau daya proses suatu PC;
  • layar yang kecil dari mobile device membatasi kompleksitas aplikasi;
  • masing-masing jaringan mempunyai pendekatan yang berbeda terhadap pemahaman m-commerce.

Dari berbagai sumber.