Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan/atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali (Jawa: kulakan), maka dia disebut pengecer atau distributor. [Wikipedia]

Berikut ini adalah pengertian dan definisi konsumen lainnya:

Wira Suteja

  • Konsumen adalah orang paling penting yang datang ke kantor kita, maupun lewat surat.
  • Konsumen adalah orang yang memberitahukan kepada kita tentang keinginannya, dan adalah tugas kita untuk menangani kehendaknya dengan jalan menguntungkan kedua belah pihak.
  • Konsumen adalah orang yang menciptakan pandangan tentang perusahaan kita, tentang baik atau buruknya pelayanan kita.
  • Konsumen adalah penyampai berita terbaik apabila mereka puas dengan apa yang kita berikan.

Pasal 1 Angka 2 UU No. 8 Tahun 1999 >> Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak diperdagangkan.

Tri Kunawangsih dan Anto Pracoyo >> Konsumen adalah mereka yang memiliki daya beli, yakni berupa pendapatan dan melakukan permintaan terhadap barang dan jasa.

Arya Maheka >> Konsumen ialah pemakai barang/ jasa, pengguna akhir dari suatu produk

Redaksi Kawan Pustaka >> Konsumen ialah makhluk hidup yang tidak dapat membuat makanannya sendiri.

Cambridge International Dictionaries >> Konsumen adalah seseorang yang membeli suatu barang atau jasa.

Webster’s 1928 Dictionary >> Konsumen adalah seseorang yang beberapa kali datang ke tempat yang sama untuk membeli suatu barang atau peralatan.

Djokosantoso Moeljono >> Konsumen adalah seseorang yang secara terus menerus dan berulang kali datang ke suatu tempat yang sama, untuk memuaskan keinginannya dengan memiliki suatu produk, atau mendapatkan suatu jasa, dan membayar produk atau jasa tersebut.

Undang – Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) >> Konsumen adalah setiap orang yang memakai barang atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan.

***

Layanan dalam ilmu ekonomi, jasa atau layanan adalah aktivitas ekonomi yang melibatkan sejumlah interaksi dengan konsumen atau dengan barang-barang milik, tetapi tidak menghasilkan transfer kepemilikan. [Wikipedia]

Berikut ini adalah pengertian dan definisi layanan:

Bilson Simamora >> Jika barang merupakan suatu kata benda, maka layanan adalah suatu perbuatan.

Antonius Aditya dan Onno Purbo >> Layanan adalah sebuah produk yang memberikan solusi kepada pelanggan.

Muchtar A.F. >> Layanan adalah suatu sikap yang dapat mengakibatkan rasa puas atau tidak puas yang dialami konsumen pada saat terjadinya proses tindakan.

Istinato Oei >> Layanan merupakan salah satu kunci kesuksesan di bisnis ritel.

A.B. Susanto dan Himawan Wijanarko >> Layanan merupakan pengantar bagi aliran nilai tambah yang akan disampaikan kepada pelanggan, sampai nilai tambah itu dapat memenuhi kebutuhan atau harapan konsumen.

Eko Suhartanto >> Layanan merupakan visualisasi dan perwujudan dari peluang yang memungkinkan apa yang kita rasakan sebagai peluang bisa turut dinikmati orang lain.

Hermawan Kertajaya >> Layanan adalah sesuatu yang tidak gampang karena tiap pelanggan memiliki persepsi sendiri-sendiri mengenai nilai berdasarkan nilai-nilai (values) yang mereka anut serta kebutuhan mereka sendiri.

Waluyo, Suwardi, Agung Feryanto, Tri Haryanto >> Layanan merupakan kegiatan yang dapat dijual kepada orang lain (konsumen) yang menggunakan atau menikmatinya.

Qomari Anwar >> Layanan merupakan hasil pengembangan dan proses produksi yang saling mendukung.

***

Iklan atau dalam bahasa Indonesia formalnya pariwara adalah promosi barang, jasa, perusahaan, dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor. Pemasaran melihat iklan sebagai bagian dari strategi promosi secara keseluruhan. Komponen lainnya dari promosi termasuk publisitas, relasi publik, penjualan, dan promosi penjualan. [Wikipedia]

  • Kata Iklan Berasal dari bahasa Yunani, kurang lebih pengertiannya adalah mengiring orang pada gagasan.
  •  Secara komprehensip adalah semua bentuk aktivitas untuk memperkenalkan dan mempromosikan ide, barang, atau jasa secara non personal tentang suatu produk, merek, perusahaan, atau toko.
  •  Iklan ialah promosi barang, jasa, perusahaan dan ide yang harus dibayar oleh sebuah sponsor.
  • Iklan merupakan suatu investasi ekonomis, dan bagi kebanyakan perusahaan dan organisasi non profit, iklan merupakan sebuah investasi yang dianggap sangat menguntungkan. (Shimp, 2000)
  • Iklan memiliki berbagai macam jenis, berdasarkan sifatnya iklan dibedakan atas iklan niaga dan nonniaga. Iklan niaga dibuat untuk mempengaruhi khalayak/masyarakat supaya tertarik untuk memiliki, membeli, dan mengunakan produk yang diiklankan. Iklan nonniaga/layanan masyarakat dibuat untuk menarik perhatian masyarakat sehingga masyarakat mempunyai rasa simpati atau memberikan dukungan terhadap hal yang diiklankan.
  • Berdasarkan tujuan, iklan dibedakan atas iklan penawaran/permintaan dan iklan pengumuman. Sedangkan berdasarkan ruang (space), iklan dibedakan iklan baris dan displai. Iklan baris adalah iklan yang menggunakan bahasa singkat dan padat. Iklan baris biasanya disusun berdasarkan golongan yang sama. Misalnya: iklan penjualan rumah masuk dalam kolom properti atau rumah dijual.
  • Iklan lowongan pekerjaan dan mencari pekerjaan masuk golongan karier, misalnya: pada setiap surat kabar penggolongan iklan diberi nama yang berbeda-beda. Iklan baris memiliki beberapa komponen, yaitu: komponen aktivitas, produk yang diiklankan, spesifikasi produk, dan identitas pengiklan.

Dari berbagai sumber.