Pengenalan E-Tailing

E-Tailing (electronic retailing): Pemanfaatan e-commerce untuk keperluan membuat toko eceran.

Retailing: Suatu perantara penjualan, seorang penjual yang beroperasi antar pelanggan dan pabrikan.

Electronic Tailing (E-Tailing): Retailing yang diselenggarakan secara on-line dengan internet. E-Tailing saat ini sangat marak berkat inspirasi dari kisah sukses http://www.amazon.com. Sejak didirikan pada bulan Juli 1995, Amazon yang pertama kali didirikan dan dioperasikan oleh Jeffrey Bezos telah menjadi toko maya terbesar di dunia.

***

E-Tailing dan Pertumbuhan Pasar B2C

Statistik Pertumbuhan Internasional 

  • Retail E-Commerce Amerika Serikat bernilai $ 56 milyar pada tahun 2003, bandingkan pada tahun 2002 hanya $ 44.3 milyar.
  • Laporan penelitian yang dilansir dari eMarketer.com, perkiraan retail ecommerce akan meningkat rata-rata 18.6% setiap tahun, antara tahun 2005 sampai tahun 2009.

Statistik Pertumbuhan Indonesia

Berdasarkan survey IDC, pertumbuhan di Indonesia:

  • Tahun 1996- 1999 – Transaksi $20 Juta
  • Tahun 2000 – Transaksi US$ 100 Juta
  • Tahun 2001 – Transaksi US$ 200 Juta
  • Tahun 2003 –  Transaksi US$ 1,2 Miliyar

***

Karakteristik Keberhasilan E-Tailing 
Bisnis e-tailing memerlukan pemahaman terhadap tiga konsep dasar yang dapat menentukan berhasil atau tidaknya pengembangannya, yaitu:

1. Content dari website
Yaitu tampilan dan juga kemudahan yang didapatkan dari sebuah situs.

2. Komunitas dalam internet
Dimana setiap pelaku bisnis e-tailing harus mampu membangun komunitas khusus dalam situsnya.
Komunitas yang dibangun antara lain didasarkan pada:
-Kesamaan hobi
-Kesamaan minat
-Kesamaan pengalaman
-Kesamaan keperdulian
-Kesamaan regional wilayah tempat tinggal, dll

3. Komersialisasi
Yaitu menyangkut segala sesuatu yang ditawarkan untuk menarik konsumen agar bersedia melakukan transaksi pembelian.

***

Model Bisnis E-Tailing

Terdapat 4 konsep dasar model bisnis e-tailing yang dikemukanan oleh Calkins:

1. Chanel Support
Adalah usaha-usaha untuk meningkatkan penjualan tambahan dengan cara memanfaatkan beberapa pengecer yang menggunakan internet untuk mendukung distribusi yang ada.
Contohnya: mirip toko kelontong.

2. Category Killer
Adalah pengecer yang menawarkan kelengkapan untuk kategori yang bersangkutan meskipun sebenarnya spesialisasinya adalah pengecer untuk satu macam produk saja.
Contohnya: Home Depot(home improvement), Toys R Us (mainan anak-anak), dan lain-lain.

3. Auctioner
Dikenal sebgai perusahaan yang melakukan transaksi lelang online. Pedagang melakukan content (produk yang ditawarkan, informasi rinci, dan harga penawaran)

4. Vertical Portal
Bisnis ini melibatkan beberapa merchant yang memiliki modal yang sangat kuat, merk yang terkenal, skala bisnis yang besar, dan kredibilitas yang meyakinkan.
Contoh: pelaku bisnis ini dapat ditemukan di http://www.pikenet.com

***

Permasalahan E-Tailing

1. Profitability

  • Mengalami kerugian pada tiap-tiap penjualan yang dilakukan, ketika mencoba untuk tumbuh dalam ukuran dan skala mencari keuntungan.
  • Dasar Pendapatan dan biaya tidak jelas.
  • Sukses Jangka Panjang memerlukan kelangsungan hidup keuangan.

2. Manage New Risk Exposure

  • Perusahaan lokal bertentangan dengan pelanggan lokal dan peraturan lokal.
  • Perusahaan nasional mempunyai unsur lebih.
  • Perusahaan global berhadapan dengan banyak perspektif budaya.

3. Branding
Sebagai pengarah sebagai pendorong ke arah belanja yang berlebihan.

4. Starting with Insufficient Funds
Memulai usaha dengan dana yang tidak cukup.

5. Keep In Interesting

  • Design yang Statis akan mati
  • Website yang Dinamis dengan informasi database yang besar, kebanyakan berupa permohonan dari customer.